Agen Bola – Pelatih Manchester United saat yakin pihak dari UEFA saat ini telah membuat jadwal pertandingan Liga Champions yang merugikan. Sebab jadwal tesebut sangat lah padat sekali yang membuat tim kontestan merasa dirugikan akan jadwal pertandingan. Ole Solskjaer sempat mengeluh pada mbah google tentang jadwal yang dibuat pihak UEFA. UEFA sendiri sering kali merugikan tim yang sudah masuk kebabak fase knokout Liga Champions.

Pada sabtu kemarin (13/04) malam wib. Pasukan Manchester United telah melawan West Ham dengan skore tipis 2-1 dikandang Old Trafford. Sementara itu pada hari rabu besok pada tanggal (17/04/19) pasukan Setan Merah harus terbang ke Barcelona guna menjalani leg-2 Liga Champions. Mereka harus mempersiapkan tenanga extra karena besok merupankan penentuan lolos 4 besar dikandang Camp Nou.

Lawatan tersebut membuat pihak Manchester United harus menjalani 3 pertadingan dalam 6 hari. Namun disisi lain klub seperti Manchester City mendapatkan jadwal Liga Champion hari Kamis (18/04). Hal tersebut membuat kubu dari Manchester City dan Tottenham mendapat keuntungan lebih karena akan memainakan 3 pertadingan 8 hari. Sang pelatih Ole Solskjaer pun tidak dapat mengerti tentang jadwal yang diberikan pada Manchester United.

Ole Solskjaer Sempat Mengeluh Tanya Mbah Google

Keluhan yang dilontarka Ole Solskjaer sangatlah benar saat ini. Bagaimana tidak jadwal yang diberikan Manchester United sangatlah rapat. Pada kamis kemaren (11/04) MU bertanding melawan Barcelona diajang Liga Champaions leg pertama. Setalah itu pada sabtu malam (13/04) MU kembali bermain melawan West Ham diajang Premier League. Serta besok tanggal tanggal (17/04) Setan Merah bertemu kembali dengan Barcelona untuk Leg-2 Liga Champions. Hal tersebut membuat sang pelatih berpendapat bahwa jadwal untuk Manchester United sangatlah tidak masuk akal.

“Saya tidak memahami itu. Seseorang harus menjelaskan pada saya kenapa tim-tim lain mendapatkan ekstra satu hari. Kami berusaha bertanya pada Google soal itu,” tegas Solskjaer dikutip dari BBC.

“Haruskah UEFA mengubah itu? Jelas, 100 persen. Seseorang harus menjelaskan kenapa leg pertama di hari Rabu [Kamis dini hari WIB] menjadi leg kedua di hari Selasa [Rabu dini hari WIB] di Liga Champions,”tegas Solskjaer dikutip dari BBC.